Ponsel Kamu Baru? Simak Cara Ini Supaya Baterainya Awet!

Saranin- Membeli ponsel baru adalah hal yang wajar bagi masyarakat kita. Hampir setiap hari, toko-toko handphone dipadati oleh orang-orang yang ingin membeli. Bagi yang baru saja membeli smartphone mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa ada perlakuan khusus saat mengisi daya.

Hampir semua jenis smartphone Android seperti xiaomi, asus, acer, oppo, vivo, samsung, lenovo, dll membutuhkan perawatan khusus saat pengisian pertama kali agar baterai lebih awet. Beberapa jenis smartphone Android sudah memiliki fast charging, sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk mengisi penuh.

Cara mengisi daya ponsel Android yang baru dibeli agar lebih tahan lama

Faktor yang paling menentukan awet tidaknya baterai ponsel Android adalah cara mengisi dayanya. Cara yang baik untuk mengisi baterai dapat memperpanjang umur baterai. Cara pengisian yang benar sebaiknya dilakukan dari awal ponsel baru. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui cara mengisi daya ponsel Android yang baru dibeli dengan benar sebagai berikut: Simak ulasannya.

Gunakan pengisi daya / Cas asli

Saat membeli ponsel baru, periksa isi kotaknya. Harus datang dengan pengisi daya dari pabrik. Adanya charger bawaan pabrik menandakan bahwa charger tidak boleh digunakan sembarangan untuk mengisi daya ponsel. Pengisi daya bawaan dirancang khusus dan sesuai dengan baterai.

Karena itu, gunakan pengisi daya asli untuk mengisi daya ponsel baru Anda. Jangan mencoba mengisi daya menggunakan pengisi daya lain karena dapat merusak baterai. Pada dasarnya, setiap adaptor pengisi daya memiliki desain yang berbeda, sehingga saat ini mungkin tidak selalu sesuai dengan kebutuhan ponsel Anda.

Isi daya saat indikator baterai lemah

Pernahkah Anda memperhatikan jumlah baterai ketika Anda membeli telepon baru? Indikator baterai rata-rata menunjukkan angka di kisaran 35-60 persen. Hal ini sengaja dilakukan oleh pabrik karena baterai dalam kondisi optimal pada persentase tersebut.

Oleh karena itu, meskipun Anda baru saja membeli HP, indikator baterai akan menunjukkan angka dalam kisaran persentase di atas. Jangan terburu-buru mengisi daya. Gunakan smartphone Android Anda terlebih dahulu sampai baterai menunjukkan indikator baterai rendah sekitar 10-15%. Saat ini, Anda hanya dapat mengisi daya ponsel baru.

Mengisi daya saat daya dimatikan

Salah satu hal penting yang perlu diingat saat mengisi daya ponsel yang baru dibeli adalah mengisi daya dalam keadaan mati. Saat mati, semua fitur ponsel Android Anda akan tidak aktif, sehingga aktivitas baterai juga akan berhenti bekerja pada saat ini. Ini akan memastikan bahwa baterai terisi secara optimal.

Namun, jangan mengisi daya ponsel yang baru dibeli tanpa mematikannya, terutama saat digunakan. Tindakan ini dapat merusak sel baterai dan mencegahnya berfungsi secara optimal. Jika Anda mengisi daya ponsel saat digunakan, baterai tidak akan bertahan lama.

Jangan mengisi daya melalui bank daya

Kami tidak menyarankan pengisian daya ponsel Anda yang baru dibeli dengan bank daya. Powerbank adalah alat yang sangat berguna untuk mengisi baterai, tetapi harus dihindari. Menggunakan power bank untuk mengisi daya ponsel baru dapat menurunkan kinerja baterai HP itu sendiri.

Kualitas daripada powerbank tidak memadai untuk urusan nge-cas ponsel Anda. Daya yang dipasok oleh bank daya mungkin tidak sama dengan daya yang dipasok oleh pengisi daya bawaan ponsel. Karena itu, sebaiknya hindari mengisi daya ponsel baru Anda dengan bank daya.

Tidak perlu charge berjam-jam

Salah satu mitos yang saat ini banyak beredar di kalangan pecinta gadget khususnya smartphone Android adalah jika baru ingin membeli handphone harus di charge terlebih dahulu selama 5-8 jam. Ini adalah pendapat yang tidak berdasar dan menyesatkan. Manual bahkan tidak menyebutkan cara mengisi daya dengan cara ini.

Jangan terlalu sering

Saat mengisi daya, pastikan catu daya yang terhubung tidak sering mati. Artinya, jika baterai belum terisi penuh, sebaiknya jangan sering-sering mencabut pengisi daya. Kebanyakan orang melakukan hal yang salah dengan mencabut charger saat proses charging sedang berlangsung saat baterai belum terisi penuh.

Jika Anda mencabut pengisi daya saat mengisi daya ponsel baru Anda, isi jumlah baterai minimum hingga 80%. Oleh karena itu, jangan biasakan untuk tiba-tiba mencabut charger saat proses charging sedang berlangsung. Biasakan mengisi daya ponsel baru Anda hingga baterai terisi penuh.